Sinergi dengan Pemda Ngada




Ngada (ACT) – Rabu (7 september 2011) pagi, Tim ACT bertemu dengan Bupati Ngada, Marianus Sae di ruang kerjanya. Pertemuan tersebut untuk koordinasi  mengenai sinergi yang bisa dijalin antara ACT dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan elemen masyarakat di Kabupataen Ngada dalam  mengatasi masalah rawan pangan yang menimpa Warga Desa Uluwae II, Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada, NTT.

Bupati Ngada menyambut baik atas respons ACT yang cepat  terhadap berita tentang rawan pangan di NTT.  “ Atas nama masyarakat Ngada kami mengucapkan banyak terimakasih atas kedatangan dan bantuan yang ACT berikan ,“ ungkapnya.

Bupati Marianus menjelaskan, bicara rawan pangan sebenarnya ada 9 desa yang kondisinya juga memprihatinkan dan harus dibantu. Namun, untuk  Desa Uluwae II, kondisi tanah yang kurang subur dan sangat gersang, berbeda dengan daerah lain. 

“Ditambah lagi blow up media yang terlalu berlebihan, sementara daerah lain tidak diberitakan,“ imbuh Marianus yang menjabat Bupati Ngada genap 1 tahun pada tanggal 14 September 2011 yang akan datang.

Di Desa Uluwae 2, Tim ACT mendistribusikan bantuan berupa beras kepada sekitar 168 KK yang mendiami kompleks transmigrasi blok A, B, C dan D. Selain di Uluwae 2, Tim juga melakukan assesment di 8 desa lain yang kondisinya memprihatinkan di Wilayah Kabupaten Ngada. Kesembilan desa itu adalah Desa Uluwae, Watukapu, Turalo’a, Sambinasi, Latung, Thado, Lengkosambi, Lengkosambi Barat dan Lengkosambi Timur. (Don)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s