Karyawan Bea Cukai Soekarno-Hatta Bantu Somalia


Suasana sibuk begitu terasa saat tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) memasuki gedung Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (18/10) siang. Tim ACT langsung diarahkan ke mushola, dimana sejumlah karyawan sedang berkumpul untuk mengikuti pengajian. Di hadapan mereka, tim ACT akan mempresentasikan program bantuan bagi rakyat Somalia  yang dilanda kelaparan.


Sesaat setelah sholat dzuhur berjamaah. tim ACT diwakili Imam Akbari menyampaikan beberapa hal terkait aktivitas kemanusiaan ACT di Somalia. Imam adalah pimpinan tim pertama ACT ke Somalia. Jamaah yang terdiri atas pejabat dan karyawan Bea Cukai terlihat antusias mengikuti jalannya presentasi, khususnya saat tim memutarkan film dokumenter perjalanan tim ACT dalam rangka bantuan gelombang pertama di Somalia.


Sejumlah jamaah terlihat tak kuat menyaksikan film documenter tersebut. Rakyat Somalia memang telah lama berada dalam penderitaan yang tak terperih. Tak ada kata yang bisa melukiskan penderitaan mereka. Gizi buruk, kelaparan, penyakit menular, dehidrasi, hingga ratusan bangkai binatang yang berserakan akibat dehidrasi menjadi pemandangan lazim di Somalia.


“Sekadar bantuan logistik tentunya tak bisa mencakup semua kebutuhan rakyat Somalia. Kita ingin mengupayakan bantuan yang lebih memberi dampak panjang,” ungkap Imam. 


Rakyat Somalia saat ini dikepung krisis sosial yang parah. Perang saudara dan ketidakstabilan politik menjadikan rakyat Somalia tidak mendapatkan perlindungan yang pasti.


“Saat ini kita masih mengupayakan pertemuan internasional yang dimaksudkan untuk memediasi perdamaian dan kestabilan politik di Somalia. Beberapa pihak termasuk Nahdatul Ulama sudah mendukung gerakan ini,” terang Imam.


Setelah presentasi usai, seorang jamaah langsung mendaftarkan diri untuk berqurban di Somalia dan menyelesaikan syarat administrasi saat itu juga. Spontanitas ini kemudian diikuti oleh jamaah lain. 


Cerita dari Somalia memang menyentuh sisi kemanusiaan siapa pun yang mendengar dan melihatnya.  (Ojan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s