Fogging PGN Berlanjut ke Kragilan

Aksi pengasapan untuk mengurangi populasi nyamuk (fogging) yang dilakukan Perusahaan Gas Negara (PGN) kembali dijalankan, Rabu (22/2/2012) siang. Bersama Aksi Cepat tanggap (ACT), PGN mengunjungi Desa Undar Andir yang menjadi wilayah korban banjir di Kecamatan Keragilan, Serang, Banten pertengahan Januari lalu.

Guratan bekas banjir setinggi leher orang dewasa masih membekas di dinding rumah-rumah warga. Pada beberapa bangunan yang terletak di wilayah yang lebih rendah, bekas banjir bahkan melebihi tinggi pintu utama rumah.

Kini kondisi berangsur normal meski beberapa barang warga seperti lemari, kursi dan sofa yang terlanjur rusak oleh air dibiarkan mengonggok di depan rumah. Air bukan lagi ancaman. Pasca banjir ancaman justru datang dari nyamuk pembawa penyakit seperti malaria dan demam berdarah.

Siang itu tim menurunkan dua alat fogging. Dua kelompok pun dibagi untuk melakukan fogging di dua RT yakni RT 7 dan RT 8. Suparna, ketua RW 09 yang menaungi wilayah itu bertindak sebagai Koordinator yang memimpin empat orang relawan lokal yang tutur membantu.

Tim sempat kewalahan saat warga ingin tiap rumahnya diasapi hingga ke seluruh ruangan. Maklum, wilayah yang menjadi sasaran aksi kali ini meliputi 126 rumah. Pukul 13.30 aksi akhirnya usai. Selain fogging tim juga berhasil menyalurkan 126 paket bubuk pembunuh jentik nyamuk (Abate) di tiap rumah. (Ojan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s